Kamis, 01 Oktober 2026

SISTEM ASESMEN BK DIGITAL

SELAMAT DATANG DI SISTEM ASESMEN BK DIGITAL
Selamat datang di Sistem Asesmen BK Digital, platform terintegrasi untuk pengelolaan berbagai instrumen non-tes BK secara praktis, otomatis, dan real-time.
Aplikasi ini dirancang khusus untuk memfasilitasi kebutuhan need assessment dan pemetaan psikologis peserta didik melalui modul instrumen yang lengkap:
  • Analisis Kebutuhan & Masalah: AKPD (SMP Kelas 7-9 & SMA Kelas 10-12), AUM Umum, AUM PTSDL, dan DCM.
  • Potensi & Kepribadian: Minat Karir, Multiple Intelligence, MBTI, dan ITP (Inventori Tugas Perkembangan).
  • Dinamika Sosial: Sosiometri.
Berbagai instrumen pendukung lainnya akan segera menyusul untuk melengkapi kebutuhan klinis dan sekolah Anda. Mari wujudkan layanan Bimbingan dan Konseling yang modern, efisien, dan berbasis data!




Kamis, 13 November 2025

Asesmen Bimbingan dan Konseling

Bahan Mata Kuliah Pemahaman Individu Non Tes BK 

Asesmen Bimbingan dan Konseling:  

Kedudukan, Prinsip, Tujuan, dan Jenisnya 

Ditulis: Wahid Suharmawan 

 

Asesmen bimbingan dan konseling di sekolah memiliki peran yang sangat penting dalam mendukung perkembangan pribadi, sosial, belajar, dan karir siswa. 

Asesmen bimbingan dan konseling (BK) memberikan pemahaman individu yang mendalam tentang siswa dan mendukung mereka dalam mencapai potensi penuh mereka. 

Asesmen BK Ini membantu memastikan bahwa siswa menerima dukungan yang tepat dan dipandu dalam pengembangan akademik, sosial, emosional, dan perencanaan karir mereka. 

Dalam pelaksanaannya, assesmen bimbingan dan konseling di sekolah harus dilakukan secara etis, dengan menjaga kerahasiaan, menghormati hak siswa, dan menggunakan alat asesmen yang valid dan reliabel. 

 

Sabtu, 23 Januari 2021

Mengenali Ciri-Ciri Psikopat di Sekitar Anda

Ditulis oleh: Wahid Suharmawan
sumber: https://hellosehat.com/

Anda mungkin sering mendengar kata ‘psikopat‘, atau bahkan menjuluki seseorang dengan sebutan psikopat. Istilah psikopat sebenarnya tidak bisa digunakan sembarangan. Psikopat (dan juga sosiopat) adalah kondisi psikologis serius yang tercakup ke dalam gangguan kepribadian antisosial. Apa saja ciri-ciri psikopat yang bisa diamati?

Apa itu psikopat?

Psikopat adalah seseorang yang manipulatif dan mudah untuk mendapatkan kepercayaan orang lain. Mereka belajar untuk meniru emosi, yang sebenarnya tidak mereka rasakan, dan akan tampak seperti orang yang normal. Psikopat sering kali berpendidikan dan memiliki pekerjaan yang stabil, beberapa ada yang sangat baik dalam manipulasi dan mimikri sehingga mereka memiliki keluarga dan hubungan jangka panjang lainnya tanpa seorangpun tahu sifat sejati mereka. Inilah kenapa banyak orang yang tidak menyadari ciri-ciri psikopat karena penderita bisa menyembunyikannya dengan baik.

Seseorang yang psikopat biasanya tidak bisa membedakan mana yang benar dan mana yang salah, sehingga banyak di antara mereka yang melakukan hal tak bermoral, bahkan kriminal, tanpa penyesalan dan rasa bersalah. Namun, tak semua psikopat adalah pembunuh berdarah dingin. Mungkin diam-diam di sekitar Anda pun Anda berinteraksi dengan seorang psikopat tanpa Anda sadari.

Sabtu, 26 Desember 2020

TIPE DAN GAYA KEPEMIMPINAN

 Ditulis Oleh: Wahid Suharmawan

Tipe kepemimpinan dapat diartikan sebagai bentuk atau pola atau jenis kepemimpinan, yang di dalamnya diimplementasikan satu atau lebih perilaku atau gaya kepemimpinan sebagai pendukungnya.  Sedangkan  Gaya  Kepemimpinan  diartikan  sebagai  perilaku atau cara  yang dipilih dan dipergunakan pemimpin dalam mempengaruhi pikiran, perasaan, sikap dan perilaku para anggota organisasi atau bawahannya. Sehubungan dengan itu Eungene Emerson Jennings dan Robert T Golembiewski mengemukakan 6 tipe kepemimpinan yang terdiri dari :

 A.   TIPE DAN GAYA KEPEMIMPINAN OTORITER

Tipe kepemimpinan ini menghimpun sejumlah perilaku atau gaya kepemimpinan yang bersifat terpusat pada pemimpin (sentralistik) sebagai satu-satunya penentu, penguasa dan pengendali anggota organisasi dan kegiatannya dalam usaha mencapai tujuan organisasi. Pemimpin ini tidak mengikutsertakan dan tidak memperbolehkan bawahan berpartisipasi dalam proses pengambilan keputusan dan tidak mentoleransi adanya penyimpangan. Pemimpin otoriter merasa memperoleh dan memiliki hak-hak istimewa dan harus diistimewakan oleh bawahannya.

Dengan kata lain anggota organisasi/bawahan tidak memiliki hak sesuatu apapun, dan hanya memiliki kewajiban dan tanggung jawab melaksanakan keputusan dan perintah. Tugas dan tanggung  jawab  itu  harus  dilaksanakan  tanpa  boleh  membantah.  Apabila  pelaksanaannya berbeda dari yang diputuskan atau diperintahkan, meskipun hasilnya lebih baik akan diartikan oleh pemimpin  sebagai  penyimpangan  atau  kesalahan  yang  harus dijatuhkan  hukuman atau sanksi.

Kamis, 26 November 2020

Modul Perkembangan Individu

 ditulis Oleh: Wahid Suharmawan

Remaja adalah waktu manusia berumur belasan tahun. Pada masa remaja manusia tidak dapat disebut sudah dewasa tetapi tidak dapat pula disebut anak-anak. Masa remaja adalah masa peralihan manusia dari anak-anak menuju dewasa.

Dalam mempelajari perkembangan remaja,remaja dapat didefinisikan secara biologis sebagai perubahan fisik yang ditandai oleh permulaan pubertas dan penghentian pertumbuhan fisik; secara kognitif, sebagai perubahan dalam kemampuan berpikir secara abstrak atau secara sosial, sebagai periode persiapan untuk menjadi orang dewasa. Perubahan pubertas dan biologis utama termasuk perubahan pada organ seks , tinggi, berat, dan massa otot, serta perubahan besar dalam struktur otak. Kemajuan kognitif mencakup peningkatan pengetahuan dan kemampuan berpikir secara abstrak dan bernalar secara lebih efektif.

Silahkan Download Buku Modul Perkembangan Individu di sini
dan PowerPoint di sini

Jumat, 23 Oktober 2020

Peran Guru BK dalam Masa Pandemi Covid-19

 Ditulis : Wahid Suharmawan


Covid 19 saat ini menjadi pandemi yang serius di seluruh penjuru dunia. Pencegahan meluasnya virus corona kini telah menjadi prioritas utama di berbagai negara, termasuk Indonesia.

Senin, 19 Oktober 2020

Inventori Tugas Perkembangan

Salah satu instrument yang dapat digunakan untuk mengukur tingkat perkembangan peserta didik adalah ITP (Inventori Tugas Perkembangan). Dengan alat ITP, pembimbing dapat memahami tingkat perkembangan individu maupun kelompok, mengidentifikasi masalah yang menghambat perkembangan dan membantu peserta didik yang bermasalah dalam menyelesaikan tugas perkembangannya.

Sabtu, 17 Oktober 2020

Masalah Belajar Daring/Luring Serta Solusi

Ditulis : Wahid Suharmawan

Pemerintah masih menerapkan sistem Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) pada semester pertama tahun ajaran 2020/2021. Hal ini disebabkan masih tingginya grafik kenaikan jumlah korban Covid-19.

KONSELING BEHAVIORAL

 Ditulis Oleh: Wahid Suharmawan

Menurut American School Conselor Assosiation (ASCA), konseling adalah hubungan tatap muka yang bersifat rahasia, penuh dengan sikap penerimaan dan pemberian kesempatan dari konselor kepada klien, konselor mempergunakan pengetahuan dan keterampilannya untuk membantu kliennya dalam mengatasi maslahmasalahnya (Juntika, 2003).

Selasa, 13 Oktober 2020

Berbagi Buku Biru ABKIN Terbitan 2020

Ditulis : Wahid Suharmawan


Bissmillah,  Mulai ngeblog lagi....

Buku biru ini menjelaskan panduan kinerja guru Bimbingan dan Konseling  berisi payung hukum  yang mendasari kita bekerja tercakup dalam literatur isi serta lampiran. dan dapat diunduh di bawah ini:

1. BUKU KODE ETIK BIMBINGAN DAN KONSELING 2018

2. BUKU AD DAN ART ABKIN 2018

Minggu, 05 Februari 2017

SEKILAS SEJARAH PERKEMBANGAN BK AMERIKA SERIKAT

Penulis: Wahid Suharmawan
1.   Perkembangan Bimbingan dan Konseling Di Amerika Serikat
Bimbingan dan Konseling sebagai profesi pertama kali lahir di Amerika pada awal abad XX, yaitu ketika Frank Person membuka klinik di Boston untuk memberi pengarahan kepada para pemuda memperoleh pekerjaan yang sesuai.

PERIODESASI PERISTIWA PERGERAKAN BIMBINGAN DAN KONSELING DI INDONESIA

Ditulis : Wahid Suharmawan
A.   Sekilas Bimbingan dan Konseling di Amerika
Di Amerika pada awal tahun 1960, muncul tenaga konselor di SD, yang kemudian pada tahun 1975, berdasarkan hukum publik 94-145, Pemerintah Amerika menyediakan dana khusus untuk melayani anak-anak penyandang cacat, sehingga banyak daerah yang memasukkan tenaga Konselor di sekolah-sekolah terutama tingkat dasar dan menengah. Pengaruh kuat lainnya datang dari organisasi profesi, yaitu: Asosiasi Konseling Amerika (ACA), Asosiasi Konselor Sekolah Amerika (ASCA), dan Asosiasi Pendidikan Konselor dan Supervisi (ACES) (Wittmer, 1993).

Minggu, 08 Mei 2016

Grafologi (Graphology)

Ditulis Oleh; Wahid Suharmawan
Membaca kepribadian seseorang dari tulisan tangan dikenal dengan nama Grafologi. Grafologi sendiri memang adalah seni membaca tulisan tangan namun tidak hanya untuk menilai kepribadian, melainkan banyak hal lainnya terkait karakter, kepribadian, kemampuan, dan masih banyak hal lainnya.
Pada saat seseorang menulis, ia secara tidak sadar mengindikasikan banyak hal mengenai dirinya bahkan dikatakan dari sebuah tulisan tangan dapat diketahui sekitar 5.000 kepribadian yang berbeda. Bahkan dalam bidang medis, penulisan itu juga dapat membantu diagnosa dan mengetahui berbagai penyakit serta pola hidup.
Spasi pinggiran bidang dan tulisan
Spasi antara pinggiran kiri kertas
Biasanya orang yang saat menulis memberikan spasi agak jauh antara pinggiran kertas dan tulisannya, adalah seseorang yang suka melihat ke arah masa lalu dan sulit melepaskan suatu hal.

Minggu, 10 April 2016

SOSIOMETRI

Ditulis Oleh: Wahid Suharmawan





Sosiometri merupakan teknik yang tepat untuk mengumpulkan data mengenai hubungan sosial dan tingkah laku sosial siswa. Dengan teknik ini dapat diperoleh data tentang suasana hubungan antar individu, struktur dan arah hubungan sosial. Gambaran suasana hubungan sosial yang diperoleh dengan sosiometri disebut sosiogram. Dari data sosiometri individu dapat diketahui keluasan dan kedalaman pergaulan (keintiman pergaulan), status pemilihan atau penolakan sesama teman, dan popularitas dalam pergaulan.

KUALITAS KEPRIBADIAN DALAM PROSES KONSELING

Ditulis oleh; Wahid Suharmawan

A.  PRIBADI KONSELOR
Koselor dan peneliti sependapat bahwa kepribadian konselor  merupakan faktor yang paling penting dalam  konseing. Seperti yang dinyatakan Perez, “temuan penelitian menunjukkan bahwa pengalaman, orentasi teoris dan teknik yang digunakan bukanlah penentu utam dalam keefektifan seorang terapis, akan tetapi kualitas pribadi konselor, bukan pendidikan dan pelatihanya sebagai kriteria dalam evaluasi keefektifannya. ”

Cara Mudah Menjadi Konselor

Ditulis oleh; Wahid Suharmawan

Setiap manusia hakikinya mempunyai potensi untuk menjadi seorang konselor. Namun, untuk menjadi seorang konselor tidak mudah seperti membalikkan telapak tangan. Perlu ada langkah-langkah dan teknik dalam bimbingan dan konseling. Beberapa langkah dan teknik konseling untuk menjadi seorang konselor diantaranaya.

Minggu, 13 Maret 2016

MINAT KARIR HOLLAND (Teori dan Praktik)

Oleh Wahid Suharmawan

Buku ini membahas teori dan Instrumentasi Minat Karir Holland, cocok Sebagai Suplemen Peminatan di sekolah (SMP, SMA,SMK) dan orang dewasa.



Kelebihan buku ini mampu menggali MINAT karir individu pada jabatan Karir tertentu (sbg Dokter, Insinyur, Guru, Psikolog, Seniman/artis dsb), Holland mengabaikan tahap usia perkembangan siswa. Buku ini saya buat utk mendampingi Software Aplikasi Minat Karir yg telah sy buat sekitar th. 2005 silam.

PENDIDIKAN TEPAT BAGI ANAK USIA DINI

Ditulis oleh Wahid Suharmawan

Nasehat bagi orang tua yg mempunyai anak BALITA....
Intinya Jangan tergiur dg sekolah TK yg menawarkan kurikulum anak harus belajar berbagai pelajaran (bhs.Inggris, berhitung, membaca) ketahuilah bahwa usia anak adalah bermain dan bersenang-senang, kurukulum di Indonesia menDEWAkan kecerdasan Intelektual daripada emosional.....

Selanjutnya silahkan membaca.....Salam Wahid Suharmawan

PENYIMPANGAN SEKSUAL / SEXUAL DEVIATION

Oleh; Dr. Suparyanto, M.Kes.

Pengertian Seksual Menyimpang
Istilah penyimpangan seksual (sexual deviation) sering disebut juga dengan abnormalitas seksual (sexual abnormality), ketidak wajaran seksual (sexual perversion), dan kejahatan seksual (sexual harassment).
Penyimpangan seksual (deviasi seksual) bisa didefinisikan sebagai dorongan dan kepuasan seksual yang ditunjukan kepada obyek seksual secara tidak wajar.